Kau berkata, "semoga dalam takdir kesalahanku"
"tertakdir pula kata maafmu"
Aku menghela nafas...
Dan aku pun bersenandung,
"semoga dalam setiap takdir kejatuhanmu...
Teriring pula takdir uluran tanganku"
Kita bersama mewujudkan cita,
menata bata cahaya didalam surga.
Semoga menjadi istana megah disana.
"tertakdir pula kata maafmu"
Aku menghela nafas...
Dan aku pun bersenandung,
"semoga dalam setiap takdir kejatuhanmu...
Teriring pula takdir uluran tanganku"
Kita bersama mewujudkan cita,
menata bata cahaya didalam surga.
Semoga menjadi istana megah disana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar